Telp : (0370) 623375

RAKER PERWAKILAN BWI KAB. LOMBOK BARAT

Kemenag Lobar (Humas)_Dalam penyongsong tahun 2023 yang sebentar lagi datang, hari Rabu (02/11/2022), Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI ) Kabupaten Lombok Barat periode 2022 – 2025 mengadakan Rapat Kerja menyusun target dan program kerja pada tahun 2023. Rapat ini diselenggarakan di Aula Kantor Kankemenag Kab. Lombok Barat. Selain menyusun target dan program 2023, rapat kerja juga mencanangkan target jangka pendek.

Sebagai informasi, kepengurusan Perwakilan BWI Kab. Lombok Barat adalah periode pertama, sejak keluarnya Surat Keputusan BWI Nomor 024/BWI/P-BWI/2022 tahun 2022. Oleh karena itu, rapat kerja kali ini merupakan rapat kerja perdana bagi Perwakilan BWI Kab. Lombok Barat guna memaksimalkan peran dan fungsinya untuk mewujudkan potensi dan manfaat ekonomi harta benda wakaf untuk kepentingn ibadah dan perberdayaan masyarakat Lombok Barat.

WhatsApp Image 2022-11-01 at 18.58.35.jpeg

Rapat kerja Perwakilan BWI Kab. Lombok Barat dibuka oleh Bupati Lombok Barat yang diwakili Bapak Asisten 1 Setda Lobar H. Agus Gunawan dan dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Lombok Barat Dr. H. Jalalussayuthy, SS., M.Pd, Ketua Perwakilan BWI Prov. NTB, Kabag Kesra Pemda Lobar, Kepala KUA se Kab. Lombok Barat , Kepala BPN Lobar, MUI Lobar, Baznas Lobar, FKSPP Lobar, pengurus harian BWI Lobar serta anggotanya.

Asisten 1 Setda Lobar dalam arahannya menyampaikan harapannya agar Perwakilan BWI Kab. Lombok Barat dapat berperan aktif dalam pengentasan kemiskinan dan permberdayaan ekonomi umat.

Dr. H. Jalalussayuthy, SS., M.Pd selaku Kepala Kantor Kementerian Agama sekaligus sebagai anggota dewan pertimbangan BWI Lobar menyampaikan pentingnya sinergi antara BWI Lobar dengan stakeholder yang ada seperti Pemda Lobar, BWI Prov, BPN, Kepala KUA, toga dan toma guna memastikan dan mewujudkan BWI Lobar lembaga independen yang dipercaya masyarakat yang mempunyai kemampuan dan integritas untuk mengembangkan perwakafan khususnya di Kab. Lombok Barat.

“Alhamdulillah beberapa kasus ruislag harta benda wakaf untuk kepentingan Umum (RUTR) seperti tiga persil tanah wakaf terdampak pembangunan bendungan meninting telah diselesaikan rekomendasinya oleh Kemenag Kab. Lombok Barat bekerjasama dengan BPN, Pemda dan BWI Kab. Lombok Barat sesuai dengan peraturan perundang-undangan”, ungkap Dr. H. Jalalussayuthy, SS., M.Pd.

WhatsApp Image 2022-11-01 at 18.57.42.jpeg

Maka guna merespon segala harapan-harapan tersebut, H. Gufron, SS selaku ketua Perwakilan BWI Kab. Lombok Barat beserta semua divisi menyusun program kerja yang berbasis pelayanan dan edukasi masyarakat terutama para nadzir tentang wakaf. Seperti mengatur dan mengembangkan wakaf uang, menyelenggarakan pelatihan atau workshop untuk nadzir dan sosialisasi regulasi wakaf di 10 Kecamatan se Kab. Lombok Barat.

Raker berlangsung dengan “sersan”, serius tapi santai, berbagai masukan dan saran peserta rapat antara lain tentang ruislag harta benda wakaf, pengelolaan wakaf produktif, kendala dan solusinya serta saran dan harapan demi optimalnya tugas dan wewenang Perwakilan BWI Kab. Lombok Barat. (H. Lalu Fahmi Husain, Lc., MA)

share:

Tinggalkan Komentar Anda

Berita Lainnya