Telp : (0370) 623375

4 (EMPAT) KELOMPOK PPKB DI BUKA KAKAN KEMENAG LOBAR

Kemenag Lobar (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat Dr. H. Jalalussayuthy, SS.M.Pd, membuka kegiatan “Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan” (PKB) Bagi Kepala Madrasah Ibtidaiyah KKMI 05 Gunungsari-Batulayar, Guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Mata Pelajaran Matematika Wilayah Gunungsari-Batulayar Serta Pokja KKMTs Kediri Lombok Barat Wilayah II NTB 0001 berjumlah 10 peserta. Senin, 14 November 2022.

peserta.JPG

Pada kesempatan pembukaan tersebut Kepala Kantor didampingi Ketua Pokjawas dan Pengawas Bina wilayah Gunugsari-Batulayar, Pengawas Bina Kediri-Labuapi. Dalam kesempatan tersebut kakan Kemenag Lobar menyampaikan materi Kebijakan Kementerian Agama Dalam PKB UNtuk Guru dan Tenaga Kependidikan di Madrasah: Dengan Rujukan: Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Rencana Strategis Kementerian Agama Tahun 2020-2024 dan Peraturan Menteri Agama Nomor 38 Tahun2018 tentang Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, strategi, tahapan, dan standar pelaksanaan peningkatan kompetensi guru madrasah.

Visi

Kementerian Agama yang profesional dan andal dalam membangun masyarakat yang saleh, moderat, cerdas dan unggul untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong royong”.

Misi

  1. meningkatkan kualitas kesalehan umat beragama;
  2. memperkuat moderasi beragama dan kerukunan umat beragama;
  3. meningkatkan layanan keagamaan yang adil, mudah dan merata;
  4. meningkatkan layanan pendidikan yang merata dan bermutu;
  5. meningkatkan produktivitas dan daya saing pendidikan;
  6. memantapkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance)

KKMTS.JPG

Lanjut H. Jalal, kebijakan Kementerian Agama dalam mewujudkan misi yang ke-4 & 5 tersebut dan apa strategi Direktorat GTK Madrasah dalam merealisasikan PMA 38 Tahun 2018 tentang PKB:

KEBIJAKAN REALIZING EDUCATIONS’S PROMISES MADRASAH EDUCATION QUALITY REFORM ATAU REP-MEQR

• REP-MEQR: Program yang diinisiasi Kementerian Agama dengan dukungan dari Bappenas dan Bank Dunia dengan target utama peningkatan Mutu Pendidikan Madrasah.

• Program ini menyasar 34 Provinsi di Indonesia dengan jumlah penerima manfaat mencapai 50.000 Madrasah serta 300.000 Guru, Tenaga Pendidik dan manajemen di tingkat pusat dan daerah.

• Lombok Barat Termasuk mendapatkan program dimaksud sejak 2021 & 2022. LIMA KOMPONEN PROGRAM REP-MEQR

  1. e.RKAM/EDM/BOS MADRASAH
  2. BKBA (Bantuan Kinerja dan Bantuan Afirmasi)
  3. AKMI (Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia)
  4. PKBGTK (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan untuk Guru dan Tenaga Kependidikan)
  5. EMIS 4.0, yaitu: Penguatan Sistem Untuk Mendukung Pengembangan Kualitas

Sedangkan Indikator Keberhasilan Kebijakan REP-MEQR Yakni:

  1. Meningkatnya pencapaian madrasah dalam Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang relevan.
  2. Tersedianya data hasil pembelajaran siswa kelas 4 MI untuk tiga mata pelajaran bagi guru.
  3. Meningkatnya akses pelatihan dalam jabatan (in service training) bagi guru dan tenaga kependidikan MI, MTs, dan MA.
  4. Meningkatnya ketersediaan dan kualitas dari data pendidikan untuk pembuatan kebijakan

KESIMPULAN

  1. Kebijakan Kementerian Agama melalui Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) serta hasil yang dicapai saat ini, semuanya dalam rangka mewujudkan visi dan misi kementerian agama, yaitu “meningkatkan layanan pendidikan yang merata dan bermutu dan sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan daya saing pendidikan.

  2. Strategi Dirjen GTK Kemenag dalam meningkatkan kompetensi guru dengan memperkuat peran KKG, MGMP, MGBK, KKM, dan POKJAWAS, dengan membangun komunitas belajar guru yang paling dekat dengan tempat kerja melaui program REP-MEQR.

share:

Tinggalkan Komentar Anda

Berita Lainnya