Telp : (0370) 623375

Kunjungan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB di MTsN 2 Lombok Barat

Selasa, 14 September 2021

Lombok Barat_inmas- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB Melaksanakan Kunjungan di MTsN 2 Lombok Barat di Ruang Multimedia pada hari Selasa, 14 September 2021.

Dalam sambutannya Kepala MTsN 2 Lombok Barat, Sahimi, menyampaikan rasa terimakaih yang sedalam- dalamnya atas kunjungan Bpk Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB dan di dampingi oleh Kabid Penmad Kanwil Kemenag NTB Bpk H.M.Ali Fikri, S.A.g, MM di MTsN 2 Lombok Barat dan meminta kepada beliau untuk memberikan pembinaan,bimbingan, serta arahan bagi para guru dan staf karyawan yang ada di madrasah. Selain itu ia menyampaikan di hadapan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB bahwa guru berjumlah 31 orang yang terdiri dari 18 orang guru PNS dan 13 orang non PNS, sementara Tenaga Tata Usaha terdiri dari 2 orang PNS dan 7 orang non PNS,sedangkan rombel tahun pelajaran 2021-2022 ada 11 rombel (236) siswa.

Lanjut Sahimi, yang ikut mengahadiri kunjungan di MTsN 2 Lombok Barat adalah Kepala Seksi guru dan kepala seksi bidang pendidikan madrasah Kanwil Kemenag NTB dan berharap mudah-mudahan silaturahmi pada hari ini akan membawa keberkahan bagi peribadi kita masing-masing dan keberkahan juga bagi pengembangan madrasah wabil khusus pengembangan madrasah MTsN 2 Lombok Barat,” harap Sahimi.

Harap Sahimi kepada semua guru dan staf TU dengan adanya pencerahan dan pembinaan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB untuk lebih fokus mendengarkan apa yang akan di sampaikan nantinya untuk mendapatkan hal-hal positif yang nantinya bisa berguna untuk diri sendiri lebih khusus lagi untuk kemajuan madrsah kita,MTsN 2 Lombok Barat dan bisa membangun kebersamaan dan kesatuan karena ketika kita bersatu semua bisa dilakukan .

Pada kesempatan yang sama Sahimi melaporkan progress pelaksanaan pembangunan SBSN di MTsN 2 Lombok Barat yang sudah berjalan sekitar 38 % dan bulan ini di target ( RPD) minimal 55% sebagai syarat dari pencairan di termin ke-2 bulan ini dan insyaallah di bulan depan bisa 100 % sehingga di kontrak sampai tanggal 24 november 2021 pembangunan sudah clear , harap Sahimi

Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, Dr. KH. Muhammad Zaidi Abdad, M.Ag. menyampaikan di hadapan para dewan guru dan staf karyawan bahwa madrasah akan hebat jika memiliki 5 syarat yaitu:

  1. Adanya upaya dan ikhtiar utk selalu melakukan peningkatan Meningkatkan SDM bisa dilakukan dengan pelatihan, seminar, PJJ dan sebagainya.
  2. Banyak melakukan Inovasi. Hal tersebut dapat dicapai dengan meningkatkan keterampilan, peningkatan rasa ingin tahu sehingga dapat melakukan ide-ide yang membangun.
  3. Dibangun dengan pola kerjasama yg baik ( اتحاد ) . Guru- guru yang berada di satu rumpun dapat membuat inovasi pembelajaran untuk meningkatkan proses pembelajaran. Misalnya dengan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) yang ada di madrasah.
  4. Uswah atau teladan yg baik .Dalam kesempatan itu beliau menceritakan pengalaman bersama guru beliau, Prof. Quraisy Shihab. Ketika naik pesawat, Quraisy Shihab membawa sendiri tas jinjingannya, padahal beliau sudah sepuh. Ketika beliau, Pak Zaidi, menawarkan untuk membawakan tas Qurays Shihab, Quraisy Shihab menolak, lalu mengatakan, “Jika Kau masih bisa membawa sendiri, jangan minta orang lain untuk membawakanmu”. Dari sanalah beliau belajar bahwa keteladanan itu lebih baik daripada hanya sekedar kata-kata yang tidak dilaksanakan.
  5. Sebaik -baik amal adalah yang dikerjakan terus- menerus walaupun kecil. Kebaikan harus terus dijalankan. Jangan saling menyalahkan, jangan hanya melihat kesalahan orang lain tanpa mengoreksi diri sendiri. Bangun kebersamaan, saling memaafkan agar madrasah ini menjadi madrasah hebat.

Dalam kesempatan yang sama, bagi PNS/GURU menurut Muhammad Zaidi Abdad adalah sebuah pilihan ,maka ia mengajak untuk melaksanakan tugas dan kewajiban menjadi PNS/GURU dan TU sesuai dengan sumpah jabatan yang pernah diikrarkan dan sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Selanjutnya Muhammad Zaidi Abdad menyampaikan bahwa madrasah lahir dari pesantren dan pesantren itu didirikan oleh ulama, kalau ulama tidak ada maka tidak akan muncul madrasah dan ulama adalam pewaris para nabi ,maka tugas seorang guru itu sanggatlah mulia karena tugas guru sangat mulia yang digugu dan ditiru, maka oleh karna itu guru memiliki martabat yang tinggi oleh karna itu amanat UU harus di amankan.

Beliau menutup pembinaan dengan berpesan agara kami selalu meningkatkan mutu dan kerjasama semoga madrasah ini (MTsN 2 Lobar ) ke depan menjadi madrasah yang maju dan berdaya saing, aamiin.

diwartakan oleh:

Juma’ah,S.Pd ( Guru MTsN 2 Lombok Barat )

Team humas ( MTsN 2 Lobar )

share:

Tinggalkan Komentar Anda

Berita Lainnya